Image-1509329612

Alasan Kenapa Saat ke Lombok Kamu Harus Beli Oleh-Oleh Berikut

Kamu suka jalan-jalan? Kalau iya, sepulang dari destinasi wisata tersebut, oleh-oleh apa sih yang kamu bawa? Kaus? Pernak-pernik? Gantungan kunci? Kartu pos? Kain? Syal? Magnet kulkas? Kue kering? Minuman? Atau malah cuma bawa kembali baju kumal, ransel berdebu, dan ratusan foto di kamera?

Nah, apa pun itu, sudah jadi tabiat manusia untuk tidak mau kehilangan momen. Mereka gemar memelihara ingatan mereka akan suatu hal. Apalagi pengalaman jalan-jalan. Jangan sampai itu terlewatkan begitu saja. Selain foto, video, dan mungkin tulisan, salah satu penanda seseorang pernah berkunjung ke suatu tempat adalah oleh-oleh.

Pasti akrab dong dengan celetukan begini, “Jangan lupa oleh-olehnya, ya!” Ketika kamu perbarui status di Facebook atau unggah foto di Instagram. Bagi beberapa travelers, permintaan oleh-oleh adalah hal yang bikin risih. Bahkan, mungkin menyebalkan. Saya mau santai jalan-jalan, kok situ merepotkan dengan minta oleh-oleh? Bikin ransel berat, tau!

Namun, bagi sebagian lainnya, oleh-oleh adalah benda wajib yang sudah masuk dalam anggaran. Membawa oleh-oleh adalah cara untuk berbagi kebahagiaan. Tidak semua orang beruntung mendapatkan kesempatan jalan-jalan. Jadi, dengan sekadar membawakan gantungan kunci atau camilan khas suatu tempat, setidaknya kebahagiaan jalan-jalan bisa menulari yang lain.

Oke, kali ini kita fokuskan pada satu saja oleh-oleh saja. Itu pun berupa camilan yang bisa disantap kapan pun. Apa itu?

Kacang mete.

Mengapa kacang mete yang diangkat dalam postingan ini? Setidaknya ada lima alasan bagi kamu, para travelers, untuk membeli oleh-oleh khas Lombok ini.

1. Camilan ringan nan asyik

Siapa pun tahu kalau kacang mete termasuk camilan ringan. Ia bisa sebagai teman minum teh atau kopi saat kamu kumpul keluarga sepulang traveling. Sambil santai nonton film favorit, baca buku, atau cuma dengerin musik, kamu bisa menyamil kacang mete Lombok. Kacang mete ini juga bisa jadi ice breaker kalau momennya kaku. Kamu bisa membuka obrolan tentang liburanmu dengan mengawalinya dari kacang mete. Suasana pun jadi cair dan hangat kembali.

 

2. Kandungan gizinya tinggi

Siapa sangka kacang mete yang dihasilkan dari pohon jambu mete yang hidup di daerah cenderung tandus itu, memiliki khasiat yang banyak. Kacang mete kerap disebut-sebut sebagai makanan antidiabetes. Jika dikonsumsi secara teratur tiap hari, kacang mete bisa membantu mengurangi risiko serangan jantung, kardiovaskular, dan stroke. Selain baik untuk saraf, kacang mete juga bisa mencegah penyakit kanker, meningkatkan fungsi otak, juga meningkatkan kapasitas antioksidan.

Nah, kalau ada camilan sehat seperti kacang mete, kenapa pilih camilan yang lain? Ya, enggak? Ibarat pepatah, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sekali mengunyah kacang mete, krenyesnya dapat, gizinya pun dapat.

 

3. Praktis & Tahan lama

Mengapa kacang mete Lombok jadi pilihan oleh-oleh yang tepat? Karena ia tahan lama. Bisa tahan berminggu-minggu. Jadi, kalaupun kamu beli hari ini dan butuh seminggu dua minggu untuk sampai di rumah (karena keliling ke beberapa tempat dulu), kacang mete ini tentu saja tetap awet dan masih layak dikonsumsi. Tentu, kamu perlu jeli memperhatikan tanggal kadaluarsanya.

Pengemasan produk kacang mete Lombok juga layak diacungi jempol. Kacang metenya dikemas dalam plastik kedap udara. Lalu dimasukkan ke dalam kotak karton persegi. Dua lapis perlindungan sudah cukup untuk membuatnya aman dibawa dalam perjalanan jauh yang bisa jadi agak berisiko, semisal: melalui jalur air.

4. Variannya beragam

Mempertimbangkan selera wisatawan yang beragam, utamanya dalam hal rasa, maka kacang mete Lombok pun dibuat dalam aneka varian. Ada kacang mete bumbu (metenya disalut dengan tepung kue berbumbu asin, manis, pedas), kacang mete manis, kacang mete oven, kacang mete gurih, dan kacang mete madu. Silakan, kamu pilih yang mana. Beli semuanya pun boleh. Selera tak bisa dipaksakan.

 

5. Membantu perekonomian masyarakat

Nah, ini yang lebih keren lagi. Membeli oleh-oleh berupa kacang mete Lombok, bukan berarti kamu hanya mengayakan produsen kacang mete ini. Namun, kamu juga telah ikut membantu kesejahteraan petani mete di Lombok.

Salah satu desa yang penghasilan utama mereka adalah mete adalah Desa Sambik Elen, Lombok Utara. Mayoritas warga yang tinggal di daerah tandus ini memang menjadi petani mete. Tiap tahun, mereka pasti menanti-nantikan pohon jambu mete mereka untuk dipanen. Selain menyuplai kebutuhan para pengusaha oleh-oleh kacang mete di Lombok, hasil para petani ini juga diekspor ke luar daerah, bahkan ke luar negeri. Sebab, kualitas metenya memang paling bagus.

Menyenangkan, bukan? Kamu tidak hanya girang bisa membawakan oleh-oleh khas Lombok ini untuk keluarga, teman, dan orang-orang tersayangmu. Namun, kamu juga telah berpartisipasi membantu perekonomian para petani mete. Jalan-jalan kamu pun menjadi lebih bermakna. Apalagi kalau kamu memang berkesempatan untuk terjun langsung ke desa penghasil kacang mete di Lombok yang tersebar di Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, juga Lombok Utara.

 

Nah, kalau kamu tertarik membeli oleh-oleh kacang mete Lombok ini, kamu bisa langsung lho mengunjungi toko oleh-oleh yang tersebar di Kota Mataram dan titik-titik

Oya, kalaupun kamu sedang tidak traveling, tapi lagi kangen dan pengin banget menyamil oleh-oleh Indonesia, tidak usah repot. Kamu bisa lho memesannya di Omiyago. Pilihan oleh-oleh khas Indonesia-nya banyak banget. Foto-fotonya yang apik dijamin akan bikin kamu ngiler dan main klik klik klik untuk memesan.

Intip saja sekarang!

Omiyago. Explore Indonesian diversity right from your home.

 

Sumber: lafatah.wordpress.com

 

Share this Post: