Image-1504784504

Kenalan Yuk sama Beragam Biji Kopi

Para pecinta kopi selalu memiliki cara tersendiri untuk menikmati kopi kesukaanya. Mulai dari diseduh tanpa gula, namun ada juga yang suka dikasih tambahan gula, susu, atau bahkan campuran lain seperti cream. Namun yang kita bahas disini bukanlah cara menikmati, tetapi Omiyago ingin mengajak kalian untuk mengenal beragam biji kopi yang memiliki aroma dan rasa yang berbeda.

Kopi Arabica

 

Kopi Arabika tumbuh pada daerah dengan ketinggian 700-1700 mdpl dengan suhu 16-20 °C. Yang perlu diketahui dari jenis kopi ini adalah mengenai aspek kepekaan terhadap jenis penyakit karat daun atau lebih dikenal dengan HV atau Hemileia Vastatrix. Ini terutama bila ditanam pada daerah yang memiliki elevasi kurang dari 700 mdpl.

Faktanya, kopi ini berasal dari negara Etiopia dan juga Brasil. Kedua negara tersebut menguasai 70% pasar kopi secara global pastinya. Kamu dapat juga menemukan banyak jenis kopi lain yang berasal dari kedua negara tersebut.

Ciri-ciri Kopi Arabika adalah aroma yang wangi, hidup pada daerah yang dingin dan sejuk, memiliki rasa yang sedikit asam, rasa kental dimulut, pahit, dan juga memiliki tekstur lebih halus.

Kopi Robusta

 

Kopi Robusta merupakan keturunan dari beberapa jenis spesies kopi. Mengenai kualitas dari buah kopi, faktanya ini lebih rendah dibandingkan dengan kopi Arabika dan juga Liberika. Kopi jenis ini menguasai sekitar 30% pasar dunia.

Asal kopi ini banyak terdapat di Kolumbia, Indonesia, dan juga Filipina. Lalu apa ciri-ciri dari kopi tersebut? Orang biasanya akan menjumpai rasa yang lebih menyerupai cokelat. Bau yang dihasilkan juga manis. Tekstur dari kopi ini cenderung kasar dan memiliki warna yang bervariasi. Pohon Robusta lebih rentan diserang serangga. Ini bahkan tumbuh pada daratan rendah yaitu sekitar 700 m dpl. Jumlah biji kopi yang dihasilkan juga lebih tinggi. Untuk proses berbunga, diperlukan waktu hingga 10 bulan yang nantinya menjadi buah. Jenis kopi ini berbuah pada suhu udara yang lebih hangat.

Liberika

 

jurnalbumi.com

Sesuai dengan namanya, liberika merupakan kopi yang berasal dari Liberia, Afrika. Kopi ini dibawa oleh Belanda ke Indonesia pada abad ke-19 lho. Awalnya, kopi ini dibawa untuk menggantikan varietas kopi arabika yang rentan terserang penyakit. Namun, hal itu nampaknya tidak jauh berbeda dengan kopi liberika. Di Indonesia, kopi ini dapat ditemukan di Jambi dan Bengkulu. Kopi liberika pun digemari di Malaysia, sehingga kopi liberika di Indonesia pun kemudian banyak diekspor ke negeri Jiran tersebut.

Excelsa

 

jurnalbumi.com

Mirip dengan liberika, kopi yang berasal dari Afrika Barat ini diemukan oleh A. Chevalier tahun 1905. Excelsa memiliki cita rasa dan aroma yang bisa dikategorikan kuat dan pahit yang mendominasi. Kopi ini pun memiliki sejumlah keunggulan di antaranya, ukuran fisik yang lebih besar dari arabika dan robusta, berbuah sepanjang tahun, dan relatif tahan terhadap penyakit dan hama. Kendati begitu, sayangnya kopi excelsa bukan merupakan kopi yang populer di dunia.

Wah ternyata kopi tidak hanya sekadar hitam dan pahit ya. Memiliki jenis yang berbeda, aroma dan cita rasa masing-masing kopi pun akan ikut berbeda. Setelah mengetahui penjelasan diatas, kira-kira kopi mana yang kamu suka? Temukan disini.

Sumber: https://www.berrykitchen.com/tips/detail/562/mengenal-biji-kopi-yuk

Share this Post: