Image-1566444466

Legendaris, Restoran Ini Sudah Ada Sejak Zaman Penjajahan

pict: kanal.web.id

74 tahun merdeka dari masa penjajahan tentunya banyak warisan dan sejarah yang tersimpan di Indonesia. Tak terkecuali warisan kuliner yang menjadi saksi sejarah di negeri seribu pulau ini. Seperti halnya museum, restoran dan kafe di bawah ini pun sudah ada sejak zaman kolonial lho, Omiyagoes. Mau wisata kuliner ke restoran bersejarah? Yuk kunjungi 5 restoran yang sudah ada sejak zaman penjajahan berikut ini.

pict: thejakartapost.com

 

Gado-gado Bon Bin

Gado-gado Bon Bin merupakan kuliner legendaris yang sudah memulai usahanya sejak tahun 1960. Nama Bon Bin adalah singkatan dari nama Jalan Kebon Binatang yang sekarang sudah berubah menjadi Jalan Cikini IV. Bumbu kacang halus yang berpadu dengan sayuran segar lah yang selalu menjadi incaran para pecinta kuliner di Gado-gado Bon Bin ini. Nggak cuma gado-gado, di sini Omiyagoes juga bisa mencoba asinan yang nggak kalah terkenalnya lho, nah buat warga Jakarta bisa langsung ke Cikini nih buat nyobain gado-gado legend ini.

Gado-gado Bon Bin
Jl. Cikini 4 No. 5, Jakarta
10.00 – 17.00 WIB

 

pict: klikhotel.com

 

Ragusa Es Italia

Masih di kawasan Jakarta, Omiyagoes bisa melipir ke daerah Gambir untuk merasakan sensasi es krim a la Italia. Kedai es krim yang didirikan oleh Luigie dan Vicenzo Ragusa ini sudah eksis dari tahun 1932. Omiyagoes akan disuguhkan dengan barang-barang klasik seperti kursi rotan, foto-foto dan papan nama jadul yang memberi kesan tempoe doeloe. Di sini Omiyagoes bisa memilih varian eskrim seperti Tutti Frutti, Banana Split dan masih banyak lagi. Yang jadi primadona sampai sekarang adalah Spaghetti Ice Cream yang lembut dan bentuknya yang panjang mirip spaghetti.

Ragusa Es Italia
Jl. Veteran I No. 10, Jakarta
10.00 – 22.30 WIB

 

pict: travelingyuk.com

 

Toko Oen

Kota Lumpia ini memang terkenal punya banyak tempat bersejarah nih, Omiyagoes. Salah satu tempat lawas yang wajib Omiyagoes kunjungi adalah Toko Oen. Toko Oen yang berada di semarang ini dibuka oleh Ny. Liem Given Nio dan masih jadi buruan masyarakat lokal sampai turis luar negeri. Beroperasi pada 16 April 1936, Toko Oen menjual banyak menu autentik mulai dari kue kering khas Belanda sampai Chinese food. Restoran ini terasa seperti mesin waktu yang bisa membawa Omiyagoes kembali ke masa lalu karena interior dan eksteriornya yang bergaya vintage a la kolonial. Wah cocok banget nih buat Omiyagoes yang mau bernostalgia di Semarang.

Toko Oen
Jl. Pemuda 52, Semarang
10.00 – 22.00 WIB

 

 

pict: food.detik.com

 

Bandoengsche Melk Centrale (BMC)

Mempunyai sejarah yang panjang, BMC bisa menjadi salah satu destinasi yang wajib Omiyagoes singgahi ketika berwisata ke Kota Paris Van Java. Bandoengsche Melk Centrale atau yang biasa disebut BMC ini merupakan pusat pengolahan susu tertua sejak masa Hindia Belanda. Berdiri sejak 1928, BMC sekarang menjadi sebuah restoran yang nggak cuma menjual aneka olahan susu tapi juga berbagai menu lainnya seperti nasi goreng, steak, sup, dll. Nggak cuma itu, di sini Omiyagoes juga bisa merasakan vibes a la kolonial karena arsitektur gedungnya yang klasik.

Bandoengsche Melk Centrale
Jalan Aceh No. 30, Bandung
08.00 – 22.30 WIB

 

pict: nonakoper.com

 

Zangrandi Ice Cream

Last but not least, ada Zangrandi Ice Cream yang melegenda sejak 1930 dan masih eksis sampai sekarang. Nama Zangrandi sendiri diambil dari nama pendirinya yang merupakan keturunan Italia. Ikon kuliner Kota Surabaya satu ini selalu menjadi singgahan bagi para pecinta makanan manis karena Zangradi masih mempertahankan cita rasa es krim home made. Omiyagoes yang ingin menikmati es krim Italia seperti Banana Split dan Noodle Ice Cream juga bisa bernostalgia karena disuguhi interior dan hiasan yang kental dengan gaya Belanda zaman dulu.

Zangrandi Ice Cream
Jl. Yos Sudarso No. 110, Surabaya
10.00 – 22.00 WIB

Share this Post: