Image-1494388140

Oleh-Oleh Khas Jakarta Terpopuler

Pernahkah kamu bertanya-tanya, apa sih sebenarnya oleh-oleh khas Jakarta? Saya pun awalnya bertanya-tanya makanan apa yang bisa saya jadikan oleh-oleh dari Jakarta saat saya menuju ke kota lain di Indonesia. Mungkin kalau saya tanyakan ke beberapa orang, bisa saja hanya segelintir orang yang dapat menjawab.

Walaupun Jakarta sebagai Ibukota, namun tidak berarti keaslian Jakarta beserta makanannya tergerus oleh pesona gemerlap ala kota besar. Dan setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata bukan barang-barang pusat perbelanjaan saja yang bisa kamu jadikan oleh-oleh dari Jakarta, ada beberapa makanan bisa kamu jadikan oleh-oleh dari kota besar ini. Simak yuk apa saja sih yang ternyata bisa dijadikan oleh-oleh khas dari Jakarta versi Omiyago!

1. Kerak Telor

 

ragamkuliner[com]

Nah, ini dia makanan khas Betawi yang tidak dijual di daerah mana pun selain Jakarta! Berbahan dasar telur dan beras ketan, kerak telor digemari karena rasa dan teksturnya yang khas. Proses pembuatannya pun tergolong unik dan kerap menjadi daya tarik sendiri bagi kuliner yang satu ini. Namun sayangnya, kini kerak telor menjadi salah satu kuliner yang terbilang cukup langka di daerah asalnya sendiri. Untuk mendapatkan kerak telor, kamu harus menunggu festival seperti Pekan Raya Jakarta atau mungkin kamu bisa menemukannya di sekitar Kota Tua, Monas ataupun Setu Babakan di Jagakarsa.

2. Roti Buaya

 

papasemar[com]

Dinamakan roti buaya karena ukurannya yang super jumbo. Biasanya makanan khas Betawi ini menjadi bagian dari tradisi pernikahan Betawi, dimana mempelai laki-laki membawakan roti buaya sebagai salah satu bagian dari seserahan. Menurut budaya Betawi, roti buaya merupakan lambang kesetiaan. Masyarakat Betawi percaya bahwa buaya hanya kawin sekali seumur hidup. Tapi kamu tidak usah khawatir, kamu tidak harus menunggu acara pernikahan suku Betawi untuk mendapatkan si roti buaya ini. Kamu bisa mendapatkan roti buaya ini cukup mudah di beberapa pusat makanan dan oleh-oleh khas Jakarta.

3. Dodol Betawi

 

tokopedia

Oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini adalah jajanan yang wajib dibeli sepulang dari Jakarta. Dodol Betawi sebenarnya termasuk varian dodol sebagaimana umumnya, namun yang membedakan adalah dodol betawi terbuat dari campuran ketan hitam, ketan putih dan durian. Bahan dan proses pembuatannya yang tergolong sulit, karena memerlukan ketelitian serta konsistensi dalam mengaduk, membuat dodol ini cukup sulit ditemukan di toko kue maupun makanan. Biasanya, makanan ini mudah dijumpai pada acara pernikahan suku Betawi, syukuran maupun perayaan besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Namun untuk sehari-hari, kamu bisa menemukan di gerai dodol Betawi di sekitaran Pejaten. Penasaran?

4. Bir Pletok

 

tribunnews[com]

Bir pletok merupakan sajian pelengkap dodol Betawi. Meskipun namanya menggunakan kata “bir” namun minuman ini 100 persen bebas alkohol. Bahan baku dari bir pletok adalah bahan-bahan tradisional seperti sari jahe asli, sari bunga selasih, gula dan beberapa jenis akar-akaran. Saat pertama kali minum bir pletok, minuman ini akan memberikan sensasi pedas jahe di lidah dan memberikan kehangatan pada tubuh. Minuman khas ini sekarang sudah diproduksi secara modern dan dikemas menggunakan botol standar sehingga aman ketika dibawa ke luar daerah. Jika kamu merasa kesulitan membawa dalam kemasan botol, tersedia juga dalam bentuk kemasan bubuk. Untuk penyajiannya, kamu tinggal menambahkan air panas untuk penyajian satu porsi bir pletok.

5. Kembang Goyang

 

caramemasakanekaresepmasakannusantara.blogspot[co][id]

Kue Kembang Goyang sebenarnya termasuk salah satu makanan khas Betawi meski kenyataannya makanan ini juga sering dijumpai di beberapa daerah di Indonesia. Dinamakan kembang goyang karena proses pembuatannya digoyang-goyang saat digoreng ke dalam minyak panas. Kue Kembang Goyang khas Betawi ini memiliki bentuk yang menyerupai bunga matahari. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras ditambah gula pasir, telur, dan vanilli dengan aroma khas karena ditambah perasan air jahe.

6. Kue Geplak

 

indonesiakaya[com]

Dinamakan sebagai kue geplak karena proses meratakan adonannya menggunakan tangan dengan cara dipukul atau ditepuk-tepuk. Meskipun banyak penjual kue khas Betawi, namun jarang dijumpai kue geplak diantara berbagai jenis kue yang ditawarkan. Kue geplak khas Jakarta dibuat dari bahan dasar beras dengan dominasi warna putih dan coklat serta memiliki rasa manis yang dominan, bertekstur lembut dan sering digunakan untuk seserahan dalam acara adat pernikahan masyarakat Betawi. Sama seperti Kerak Telor, kue geplak adalah makanan tradisional khas Betawi yang juga kini mulai langka. Untuk mendapatkannya, kamu bisa menemukannya di sekitar Bintaro yang membuat kue geplak dengan home industry.

7. Pepes Tulang Lunak Ikan Mas

 

youtube

Membawa makanan siap saji sebagai oleh-oleh merupakan pilihan yang paling mudah. Pepes tulang lunak ikan mas menggunakan bumbu tradisional. Proses pembuatannya pun dengan cara dikukus di dalam daun pisang. Ikannya dipotong-potong tidak dihaluskan seperti pepes pada umumnya dalam pengemasan setiap bungkus sehingga membuat bumbu khasnya meresap ke dalam ikan mas.

8. Asinan Betawi

 

bacaterus[com]

Tidak cuma Bogor loh yang memiliki asinan, Betawi juga memiliki Asinan Betawi. Kuliner ini bernama asinan karena mengacu pada proses pembuatan sayuran yang diasinkan. Asinan Betawi menggunakan paduan sayur seperti sawi, tauge, kubis, selada, tahu yang telah diasinkan, lalu disiram dengan bumbu kacang yang dicampur cuka dan cabai. Asinan Betawi juga dilengkapi dengan taburan kacang goreng dan kerupuk diatasnya.

Nah gimana penjelasan dari Omiyago? Ternyata Jakarta sebagai ibukota tetap memiliki oleh-oleh khas makanan yang bisa dibawa untuk orang-orang tercinta kan? Jadi, jangan lupa ya bawa pilihan oleh-oleh di atas saat kamu hendak berpergian dari Jakarta. Happy kuliner ~

Share this Post: