Image-1586766029

OMIYAGO Travel Guides : Mengunjungi Museum Virtual Selama Social Distancing

Pic by : Forbes

Masa social distancing karena pandemi COVID-19 masih akan Omiyagoes lalui selama beberapa pekan ke depan. Sebagai traveller atau orang yang hobi jalan-jalan tentunya Omiyagoes akan merasa bosan. Eiittsss, siapa bilang? Omiyagoes enggak perlu keluar rumah kok untuk bisa jalan-jalan. Menjelajah berbagai tempat tetap bisa dilakukan melalui layar komputer atau laptop di rumah, karena banyak museum yang membuat platform berupa virtual tour yang dapat diakses dengan internet selama Omiyagoes di rumah aja. Seperti 5 Museum Virtual yang jadi rekomendasi OMIYAGO berikut. Yuk simak apa aja!

1. Melihat Lukisan di Museum Van Gogh di Amsterdam

foto dok : Forbes

Selama social distancing, hampir seluruh museum terkenal di dunia menawarkan tur virtual lewat Google Arts & Culture yang bekerja sama dengan 2500 lebih museum dan galeri di seluruh dunia. Platform ini bisa didownload aplikasinya di ponsel Omiyagoes, tapi tur virtual museum akan lebih baik jika dilakukan melalui layar laptop. Nah, rekomendasi yang pertama adalah tur virtual ke Museum Van Gogh di Amsterdam yang memiliki koleksi karya seni terbesar dari Vincent Willem van Gogh (1853-1890) di dunia. Omiyagoes pasti kenal pelukis Vincent Van Gogh kan? Van Gogh terkenal terkenal dengan ciri khas warna tebal, dramatis, dan goresan kuas yang implusif dan ekspresif.

Museum ini juga menyajikan pameran berbagai mata pelajaran dari sejarah seni abad ke-19. Melalui layar laptop dan menggerakan kursor, bagian museum di 4 lantai itu bisa satu-persatu menyusuri sudut-sudutnya dan berdiri tepat di depan tiap lukisan. Untuk lebih jelas melihat judul lukisan, Omiyagoes juga bisa memperbesar layar dengan memainkan mouse. Oh ya seri untuk museum tour ini bisa Omiyagoes lihat lewat channel YouTube Van Gogh Museum lho. Di episode 1 channel ini ditampilkan selfportrait gallery sang pelukis. Lalu ada seri dari cerita saat Vincent van Gogh painting Sunflowers direnovasi menjadi Van Gogh Museum, ada juga video fakta mengejutkan tentang Vincent van Gogh dan bagaimana melestarikan lukisan tua berusia 130 tahun.

2. Mengetahui Sejarah Peradapan Manusia di The British Museum, London

foto dok : Mantador

Omiyagoes yang ingin menilik sejarah peradaban manusia secara menyeluruh dari semua bangsa di dunia bisa mampir ke The British Museum, London. Berbagai koleksi yang luar biasa ini mencakup lebih dari 2 juta tahun sejarah dan budaya manusia. Setidaknya lebih dari 6 juta pengunjung setiap tahun melihat koleksi, termasuk benda-benda terkenal di dunia seperti Rosetta Stone, patung Parthenon, dan mumi Mesir.

Apa yang dihadirkan di tur virtual The British Museum juga menarik untuk dikunjungi karena Omiyagoes juga bisa mendengarkan rekaman suara bila tidak ingin membaca semuanya. Kisah bagaimana kepercayaan orang Barat tentang Buddha sebagai agama monolitik juga ada pada tur virtual online dalam penggambaran sistem keagamaan di Myanmar. Ada lukisan indah yang menggambarkan kepercayaan dan penghormatan kepada Buddha dalam kegiatan pemujaan roh, sesembahan, dan ramalan. Penasaran kan? Langsung saja kunjungi berbagai cerita unik peradaban manusia melalui Arts & Culture Google 

3. Mengenal Kebudayaan Mesir di Louvre Museum, Perancis

Foto dok : Prestige Online

Museum Louvre awalnya merupakan benteng yang dibangun oleh Philip Augustus untuk memperkuat pertahanan yang telah diperintahkan raja saat itu di tahun 1190 untuk melindungi Paris dari serangan melalui sungai Sein. Di halaman muka lantai dasar Omiyagoes akan menemukan barang antic Mesir dari ruang bawah tanah Sphinx, patung Nakhthorheb yang berlutut dalam doa, dari periode akhir Dinasti ke-26, pemerintahan Psammetichus II (595-589 SM). Tiap sisi harus di klik dan dibuka informasinya terlebih dahulu agar anak panah jalan bisa muncul dan Omiyagoes bisa melihat benda antik berikutnya. Omiyagoes bisa mengunjungi Museum Louvre melalui website Louvre Museum

Masih di lantai dasar, ruangan lain terdapar lukisan dari makam Metjetji, Old Kingdom awal Dinasti ke-6. Benda-benda seperti alat dapur, dan perkakas cara bertahan hidup dengan berburu dan memancing juga bisa disaksikan dari balik kaca dan Omiyagoes bisa memperbesar dengan sapuan mouse lalu membaca informasinya. Sudut yang unik dari melihat peradaban Mesir di Museum Louvre ini adalah banyaknya lukisan pada batu yang bercerita tentang keadaan saat itu. Seperti bagaimana prosesi pelayan membawa meja dengan makanan, air lili, sepiring roti, bebek, potongan daging, vas, keranjang, dan unggas yang siap dimasak.

4. Menilik Sejarah ke Memorial Holocaust Museum di Amerika Serikat

foto dok : travelrelation.com

Cerita tentang kejadian Holocaust menjadi salah satu bagian sejarah yang enggak bisa dilupakan. Makanya tur virtual ke Memorial Holocaust Museum di Washington, Amerika Serikat ini akan nambah pengetahuan Omiyagoes tentang seluk-beluk kejadian saat itu. Berbagai dokumentasi dan cerita orang yahudi saat meminta suaka dari berbagai negara dan bagaimana mereka harus mengungsi. Museum Memorial Holocaust ini dengan kekuatan dan keasliannya yang nik bisa menginspirasi Omiyagoes dan mengajarkan jutaan orang setiap tahun tentang bahaya kebencian yang tak terkendali dan perlunya mencegah genosida.

Ada banyak dokumentasi berupa gambar dan foto koleksi seperti mata uang, seragam di camp tahanan yang dipakai oleh warga bukan Yahudi, dan koper. Dokumentasi seperti passport bagi warga Yahudi dan  ada dua babak cerita yang ditampilkan dalam web-nya yaitu online exhibit tentang State of Deception dan online exhibit tentang Voyage of the St. Louis yang merupakan kapal tumpangan dari warga yahudi. Enggak sabar buat langsung mengikuti tur virtualnya kan? Langsung saja kunjungi di Arts & Culture Google. 

5. Melihat Koleksi Peradaban Nusantara di Museum Nasional, Jakarta Indonesia

foto dok :  Jakarta Traveller

Dari negeri sendiri, Omiyagoes bisa mengunjungi Museum Nasional atau Museum Gajah lho yang juga punya fitur tur virtual museum. Museum ini menyimpan berbagai koleksi dari bidang arkeologi, sejarah, etnografi, dan geografi. Benda kuno yang dihadirkan di museum ini, seluruhnya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya ada koleksi arca, prasasti, dan koleksi lainnya dengan total lebih dari 140.000 buah.

Tampilan berupa foto dan ruangan dapat diputar 360 derajat. Saat sudah masuk ke halaman situs Omiyagoes bisa langsung mengexplore objek koleksi Museum Nasional, serta pilihan beberapa spot bagian dalam museum. Omiyagoes juga bisa memulai penjelajahan dengan memilih panah berwarna biru yang terdapat di bagian tengah tampilan. Langsung saja akses virtual tur di Museum Nasional melalui link Museum Nasional

Jadi penasaran buat langsung jalan-jalan mengunjungi museum virtual? Kapan lagi coba bisa pergi keliling dunia lewat layar laptop sekalian belajar sejarah dan seni di museum virtual selama masa social distancing. Oh ya jangan lupa, Omiyagoes pasti butuh camilan juga di sela-sela tur virtual. Berbagai camilan seru dari OMIYAGO yang enak seperti Kacang Telur Medan, Keripik Pisang Manis, Opak, sampai Kecimpring. Yuk cek website OMIYAGO, atau beli lewat berbagai marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, JDID, dan bahkan bisa tuker Traveloka poin lho.   

Share this Post: