Image-1494297130

Petualangan Kuliner Indonesia yang Menggugah Selera

Seringkali, setiapkali akan berkunjung ke daerah saya selalu mencari informasi kuliner apa yang terkenal di daerah itu. Pencarian informasi kulinerpun saya lakukan melalui internet. Ingin tahu petualangan kuliner saya?

Salah satu kesukaan saya adalah travellingTravelling membuat saya semakin bersyukur dan bangga terlahir dan besar di Indonesia. Saya berkeliling karena urusan pekerjaan, organisasi, mengajar, keluarga atau sekedar jalan-jalan saja. Saya bersyukur, mayoritas daerah pernah saya kunjungi, kecuali Kalimantan. Satu hal yang tak pernah saya lupa saat berkeliling adalah menciptakan aneka kuliner daerah yang saya kunjungi. Setiap daerah memiliki ciri khas kuliner yang berbeda-beda, unik dan rasanya tentu lezat.

Posisi Indonesia yang sangat strategis membuat Indonesia kaya akan hasil alam terutama bahan makanan. Dari segi agultural, kondisi Indonesia yang subur membuat Indonesia menjadi incaran. Hasil laut juga menjadi komoditas yang tinggi karena letak strategis yang membuat Indonesia kaya beragam jenis fauna dan flora. Kuliner yang kerap ditemui adalah perwujudan juliner tradisional yang digunakan sebagai gaya hidup sekaligus kebutuhan akan makanan, yakni wisata kuliner. 

Kehadiran para pedagang Tiongkok maupun India hingga masuknya Islam ke Tanah Air yang kemudian membawa bahan makanan baru. India misalnya membawa bahan makan seperti bawang, ketumbar, jintan yang kemudian mendukung berkembangnya kari di Sumatera. Sementara orang-orang Tionghoa mempengaruhi cara pengolahan makanan seperti menggoreng cepat menggunakan wajan.

Seringkali, setiapkali akan berkunjung ke daerah saya selalu mencari informasi kuliner apa yang terkenal di daerah itu. Pencarian informasi kuliner saya lakukan melalui internet, seperti saat saya membuka website TelusuRI yang menampilkan banyak tulisan tentang keindahan Indonesia. Ingin tahu petualangan kuliner saya?

 

Pancake Durian Medan

Di pulau Sumatera, saya sudah merasakan kuliner Lampung, Aceh, Palembang, Aceh dan Medan. Satu kuliner yang paling berkesan bagi saya adalah pancake durian Medan. Saya adalah penggila durian, jadi saat berkunjung ke Medan saya tak pernah melewatkan mencicipi pancake Medan. Pertama kali saya mencicipi pancake Medan sekitar tahun 2009. Saat berkunjung ke Medan teman saya mengatakan, “Mba Alida harus coba pancake durian”. Dia memberikan saya satu buah. Rasanya? Lezat banget!. Daging durianya utuh. Kulit pancakenya tipis. Sungguh perpaduan yang tepat. Saya suka sekali!. 

 

Foto : Koleksi pribadi

Saya kemudian mendapat nomor telepon penjual pancake durian. Pancake durian beku kemudian dikirim ke bandara dan transaksi pun berlangsung di bandara. Untuk menghilangkan bau durian, pengemasan dibuat tertutup rapat sehingga tak tercium bau. Sayangnya pas mau naik pesawat, petugas bandara melarang kami membawa pancake durian karena semua makanan dilarang masuk pesawat. Saya sempat kuatir pancake yang dibawa itu akan rusak dan lumer karena dimasukkan ke bagasi. Tapi sampai di Jakarta, pancake durian masih utuh. Beberapa tahun berikutnya saat ke Medan saya pun memesan pancake durian di orang yang sama. Kini, pancake durian mudah ditemui di Jakarta.

 

Sroto Banyumas

 

Foto : Koleksi pribadi

Saat ke Banyumas, Jawa Tengah, jangan lewatkan mengkonsumsi sroto. Sroto merupakan makanan khas Banyumas yang terdiri dari tauge, irisan daging, soun, keripik. Semua bahan itu kemudian disusun di atas mangkok kecil dan disiram kuah bening. Oh ya, tambahkan sambal kacang yang menjadi ciri khas dari kuliner ini. Sroto nikmat dikonsumsi dalam keadaan panas. Sroto juga bisa dikonsumsi bersama ketupat atau nasi. Rasa sroto enak dan pas di lidah. Harga satu porsi sroto Banyumas sekitar Rp 13 ribu. Saya menikmati sroto ini saat berkunjung ke rumah adik ipar di Banyumas, Jawa Tengah. Sroto yang kami kunjungi posisinya berada di ujung gang dan susah di akses. Tapi jangan salah, banyak kendaraan yang parkir dan tempat duduk seringkali penuh.

 

Kupang Lontong Sidoarjo

Datang ke Sidoarjo, Jawa Timur, nikmatilah kelezatan kupang lontong. Kupang merupakan kerang kecil yang hidup di air asin. Kupang ini kemudian direbus dan kemudian disajikan dengan potongan lontong serta siraman kuah bening. Rasanya semakin lezat jika dimakan bersama sate kupang. Sebaiknya mengkonsumsi es degan untuk menetralisir kupang yang dikonsumsi. Saya biasanya membeli Kupang Lontong di Alun-alun kota Sidoarjo.

 

Foto : Koleksi pribadi

 

Soto Kudus dan Sate Kerbau

Setiapkali datang ke Kudus, Jawa Tengah, saya selalu membeli soto Kudus. Soto Kudus biasanya disajikan di mangkok kecil. Di dalam mangkok itu tersusun nasi, tauge, irisan daun bawang, irisan ayam. Rasannya sangat mengugah selera. Saya biasanya mengkonsumsi soto kudus bersama telur puyuh rebus. Oh ya, jika ke Kudus, jangan lupa juga untuk mengkonsumsi sate kerbau. Sate kerbau ini merupakan makanan khas Kudus. Rasa dagingnya manis dan bumbunya juga khas. Sate Kudus warnanya hitam pekat, dagingnya agak keras dan berukuran besar. Hingga kini, saya sekeluarga memiliki langganan soto kudus dan sate kerbau yang terkenal enak. Hanya saja, langganan saya itu hanya buka di malam hari.  

 

Foto : Koleksi pribadi

 

Nasi Pulu Srikaya

Makanan ini bahan dasarnya adalah beras ketan. Di Ambon, ketan seringkali disebut pulu. Di daerah lain biasanya menemukan kue ketan srikaya yakni ketan yang diatasnya terdapat lapisan fla srikaya berwarna hijau. Tapi di Ambon, fla srikayanya tidak keras seperti kue ketan srikaya. Di Ambon, fla berwarna hijau ini bentuknya agak encer dan biasanya disiram di atas nasi ketan (nasi pulu). Saat datang ke Ambon, ini salah satu makan yang saya incar. Tiga hari di Ambon saya belum bisa mengkonsumsi makanan ini. Tapi pagi sebelum kembali ke Jakarta, adik papa datang membawa nasi pulu srikaya siram. Porsinya lumayan banyak sehingga saya harus berbagi dua dengan Papa. Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga makan nasi pulu srikaya. Hehehe ....  

 

Foto : Koleksi pribadi

 

Ikan Asar Jayapura

Sebetulnya, ikan asar tak hanya terdapat di Jayapura. Di Ambon, Maluku, pun banyak sekali yang menjual ikan asar. Nah, ikan asar yang saya beli di Jayapura ukurannya lebih besar dan harganya lebih murah. Sekitar tahun 2010 saat berkunjung ke Jayapura, ikan asar dijual di pasar oleh perempuan asli Jayapura. Harganya kala itu Rp 25 ribu. Ikan Asar ini adalah ikan yang di masak dengan cara diasapi. Ikan asar sangat nikmat dikonsumsi bersama nasi panas dan sambal colo-colo. Sambal colo-colo adalah sambal yang terdiri dari irisan bawang merah, cabai rawit dan jeruk nipis.

 

Foto : Koleksi pribadi

 

Enam kuliner dari enam daerah itu tentu hanya sebagian kecil kuliner Indonesia. Menikmati kuliner bisa dilakukan sendiri atau bersama keluarga atau sahabat. Hal yang sering saya lakukan ketika bepergian adalah membeli oleh-oleh berupa aneka kuliner sehingga dapat dinikmati bersama orang tersayang. Membeli oleh-oleh setelah menempuh perjalanan membuat keluarga ataupun sahabat yang tidak bepergian bersama kita, dapat merasakan petualangan kuliner.

Kini, petualangan kuliner Indonesia juga dapat ditemukan di Omiyago. Kata "Omiyago" berasal dari kata Jepang "omiyage" yang berarti souvenir atau oleh-oleh yang biasa diberikan kepada teman-teman, rekan kerja, dan keluarga setelah kembali dari perjalanan. Namun, makna dari kata "omiyage" di Jepang adalah lebih luas dari sekedar makanan. Saudara atau teman pasti akan senang jika mendapat kuliner khas Indonesia yang berasal dari Omiyago.

Sumber: www[dot]lidbahaweres[dot]com/2017/02/petualangan-kuliner-indonesia-yang.html 

Share this Post: